<rss version="2.0">
			  <channel>
			    <title>Harun Yahya</title>
			    <link>http://www.harunyahya.com/</link>
			    <description>Hayata Bakışınızı Değiştirecek Eserler / An Invitation to The Truth</description>
			    <language>EN</language><item>
<title>GAMBAR EMBRIO BUATAN HAECKEL ADALAH PEMALSUAN</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=20627</link>
<description><![CDATA[ 

    
        
            
            
            Dengan gambar-gambar yang dipalsukannya, Ernst Haeckel membohongi dunia ilmu pengetahuan selama seabad
            
        
    

Dalam bukunya tahun 1868 Nat&uuml;rliche Sch&ouml;pfungsgeschichte (Sejarah Penciptaan Alamiah) Ernst Haeckel menjelaskan bahwa ia telah membuat berbagai macam perbandingan menggunakan embrio manusia, monyet dan anjing. Gambar-gambar yang ia hasilkan berupa embrio-embrio yang hampir serupa. Berdasarkan gambar-gambar ini, Haeckel lalu menganggap bahwa makhluk-makhluk hidup tersebut memiliki asal-usul yang sama.
Tetapi keadaan sebenarnya sangatlah berbeda. Haeckel telah membuat gambar hanya dari sebuah embrio, dan kemudian membuat embrio manusia, monyet dan anjing dari gambar tersebut dengan melakukan perubahan-perubahan yang sangat kecil. Dengan kata lain, hal tersebut adalah sebuah kebohongan.
Itulah yang dikemukakan sebagai &ldquo;karya ilmiah&rdquo; (!) yang dikutip oleh Darwin sebagai rujukan dalam bukunya The Descent of Man (Garis Keturunan Manusia). Pada kenyataannya, sebagian orang telah menyadari bahwa gambaran Haeckel adalah sebuah penyimpangan bahkan sebelum Darwin menulis bukunya. Menyusul pemaparan kebohongan tersebut, Haeckel sendiri telah mengakui kebohongan ilmiah besar yang telah ia lakukan:

Setelah pengakuan penengahan dari &lsquo;pemalsuan&rsquo; ini saya semestinya patut menganggap diri saya sendiri terkutuk dan terbinasakan jika saja saya tidak memiliki pelipur lara dengan melihat secara berdampingan dengan saya di ruang tahanan ratusan orang &ndash; penjahat, di antara mereka banyak yang merupakan pengamat paling tepercaya dan ahli biologi paling terhormat. Sebagian besar dari gambar-gambar di buku pelajaran, acuan dan jurnal biologi terbaik akan mengundang tuduhan &lsquo;pemalsuan&rsquo; setimpal, karena kesemuanya itu tidak cermat, dan kurang atau lebih diselewengkan, diubah dan direkayasa. [i]

Tetapi demi menjaga agar ajaran Darwinisme tetap tertopang kokoh, terdapat kebutuhan untuk menyatakan bahwa satu dari bukti-bukti palsu yang ada di tangan mereka itu adalah benar-benar &ldquo;bukti evolusi&rdquo;. Penipuan yang dilakukan atau pengetahuan Darwinis tentang hal itu bukanlah hal penting; yang penting dalam pandangan Darwinis adalah agar hal tersebut digembar-gemborkan sebagai bukti evolusi, sekalipun itu penipuan.
Walaupun penipuan itu telah terbongkar, Darwin dan para pakar biologi yang mendukungnya terus menganggap gambar-gambar Haeckel sebagai sumber rujukan. Dan itu semakin membuat Haeckel bersemangat. Pada tahun-tahun berikutnya dia membuat serangkaian gambar perbandingan embrio selanjutnya. Ia menyajikan gambar-gambar yang menunjukkan embrio-embrio ikan, salamander (sejenis kadal amfibi), kura-kura, ayam, kelinci, dan manusia secara berdampingan. Sisi yang layak dicermati tentang hal ini adalah bagaimana embrio-embrio dari makhluk-makhluk hidup yang berbeda ini pada awalnya sangat menyerupai satu sama lain dan secara bertahap berubah menjadi semakin berbeda seiring proses perkembangannya.
Kemiripan antara embrio manusia dengan embrio ikan pada khususnya sungguh sangatlah mencolok. Begitu hebatnya sehingga &ldquo;insang&rdquo; bohongan dapat terlihat pada gambar embrio manusia, sebagaimana terlihat pada embrio ikan. Dengan kedok ilmiah yang dia berikan pada gambar-gambar ini, Haeckel mengajukan &ldquo; teori rekapitulasi&rdquo;nya: Ontology Repeats Phylogeny (Ontologi Mengulangi Filogeni). Arti dari slogan itu adalah sebagai berikut; menurut Haeckel, selama proses perkembangan yang dialami di dalam telur atau rahim induk, semua makhluk hidup mengulang &ldquo;sejarah evolusi&rdquo; spesiesnya, dari awal permulaan sekali. Sebagai contoh, embrio manusia di rahim ibu pertama-tama menyerupai ikan dan kemudian, pada minggu-minggu berikutnya, menyerupai salamander, reptil dan mamalia, dan pada akhirnya &ldquo;berevolusi&rdquo; menjadi manusia.

Tapi ini adalah penipuan akbar.
Pada tahun 1900-an ahli embriologi Inggris Michael Richardson meneliti embrio vertebrata dengan mikroskop dan menyimpulkan ketidakmiripan dengan gambaran Haeckel. Menindaklanjuti penelitian mereka, Richardson dan timnya menerbitkan foto-foto asli embrio-embrio di jurnal Anatomy and Embryology terbitan Agustus 1997. Terlihat bahwa Haeckel telah mengambil bermacam-macam rancangan pola dan mengubahnya dengan berbagai cara agar embrio-embrio tersebut menyerupai satu sama lain. Dia menambahkan organ-organ khayalan pada embrio, menghilangkan organ dari embrio yang lain dan menggambarkan embrio-embrio yang berbeda ukuran sebagai embrio yang memiliki skala sama. Celah yang digambarkan Haeckel sebagai insang pada embrio manusia nyatanya tidak ada hubungannya sama sekali dengan insang. Celah itu sebenarnya adalah saluran telinga bagian tengah dan permulaan dari kelenjar paratiroid dan kelenjar timus. Embrio-embrio tersebut pada kenyataannya sama sekali tidak menyerupai satu sama lain. Haeckel telah membuat segala macam pengubahan pada gambaran-gambarannya.
Sebuah artikel tentang gambar gambar Haeckel, yang telah lama dipertahankan dalam daftar sebagai bukti palsu evolusi, muncul di majalah Science edisi 5 September 1997 dengan judul &ldquo; Haeckel&rsquo;s Embryos: Fraud Rediscovered (Embrio-embrio Haeckel: Penipuan Diungkap Kembali),&rdquo; yang setelahnya seluruh kalangan dunia ilmiah sependapat bahwa telah terjadi pemalsuan. Artikel tersebut berisi baris-baris berikut: 

Tidak hanya Haeckel telah menambahkan atau menghilangkan ciri-ciri, papar Richardson dan rekan-rekannya, tetapi ia juga telah memalsukan ukurannya untuk membesar-besarkan kemiripan antara spesies-spesies, bahkan ketika terdapat perbedaan 10 kali lipat dalam ukuran. Haeckel lebih lanjut mengaburkan perbedaan dengan cara tidak menamai spesies dalam kebanyakan kasus, seolah-olah satu sampel cukup akurat untuk mewakili seluruh kelompok hewan. Dalam kenyataannya, Richardson dan rekan-rekannya mencermati, bahkan embrio-embrio yang berkerabat dekat seperti embrio-embrio ikan sedikit berbeda dalam tampilan dan alur perkembangannya. &ldquo;Sepertinya, itu (gambar-gambar Haeckel) menjadi salah satu pemalsuan paling terkenal dalam bidang biologi,&rdquo; [ii]

Pada bulan Maret tahun 2000 evolusionis dan paleontolog dari Universitas Harvard, Stephen Jay Gould, mengatakan bahwa ia telah lama mengetahui penipuan ini. Tetapi ia memilih untuk tetap diam, sebagaimana diharuskan oleh sistem Dajjal. [iii] Segera setelah masyarakat mengetahui bahwa gambar-gambar itu palsu, Gould menyatakan bahwa adalah sebuah pembunuhan akademis untuk tetap menggunakan gambar-gambar itu dan mengatakan : &ldquo;Kita memang, menurut saya, memiliki hak untuk terkejut dan dipermalukan sekaligus oleh abad pendaur-ulangan ceroboh yang menyebabkan tetap tampilnya gambar-gambar ini di banyak, jika bukan kebanyakan, buku pelajaran modern.&rdquo; [iv]
Penipuan Haeckel sedemikian nyata dan sedemikian besar sehingga ia didakwa penipuan oleh lima profesor berbeda dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan Universitas Jena. [v]
Sir Gavin de Beer, dari Museum Sejarah Alam Inggris, menggambarkan perbuatan sangat memalukan ini sebagai berikut:

&ldquo;Jarang-jarang pernyataan seperti pada &lsquo;Teori Rekapitulasi&rsquo; Haeckel, yang mudah, rapi dan masuk akal, diterima secara luas tanpa pemeriksaan kritis, telah mengakibatkan banyak kerusakan kepada ilmu pengetahuan.&rdquo; [vi]

Gambar-gambar palsu buatan Haeckel ini pada kenyataannya mencapai tujuan yang diinginkan atas nama evolusi. Walaupun telah dinyatakan palsu, gambar-gambar itu tetap memiliki dampak buruk karena banyak orang yang menganggap gambar-gambar tersebut asli, dan walaupun tidaklah absah secara ilmiah gambar-gambar itu tetap secara merugikan telah mengubah pandangan umum tentang manusia dan diri mereka sendiri pada orang-orang yang masih menuntut ilmu di sekolah-sekolah. Henry M. Morris, pendiri Creation Research Society dan Institute of Creation Research mengkaji keadaan ini dalam kalimat berikut:
Sejak Darwin &ndash; dan terutama sejak Freud &ndash; psikolog telah beranggapan bahwa manusia hanyalah binatang yang berevolusi dan telah meneliti masalah perilaku berlandaskan pijakan hewaniyah. Percobaan dengan monyet atau binatang lain (bahkan dengan serangga) digunakan sebagai panduan untuk menangani masalah-masalah manusia...
Buah pahit dari teori rekapitulasi itu (yang sejak lama tidak dipercaya secara ilmiah) terus berkembang di banyak wilayah masyarakat&hellip; [vii]
Cukup mengherankan, gambar-gambar palsu Haeckel, yang digambarkan sebagai aib ilmiah memalukan dan disikapi dengan keheranan bahkan oleh sebagian evolusionis ketika ditampilkan sebagai bukti, tetap bertahan di tempatnya di berbagai buku pelajaran. Keadaan mengejutkan ini menunjukkan besaran sesungguhnya penipuan Darwinis. Ahli biologi molekuler dari Universitas California Jonathan Wells menggambarkan keadaannya sebagai berikut:&nbsp; 

Banyak buku pelajaran menggunakan embrio buatan Haeckel yang sedikit diubah. Salah satu contohnya adalah edisi tahun 1999 buku Biologi karangan Peter Raven dan George Johnson, yang menyertakan keterangan ini pada gambar-gambarnya: &ldquo;Perhatikanlah bahwa tahap-tahap embrionik awal dari vertebrata-vertebrata ini menunjukkan kemiripan mencolok antara satu dengan yang lain.&rdquo; Buku pelajaran itu juga memberitahu siswa: &ldquo;Sebagian dari bukti anatomis terkuat yang mendukung evolusi berasal dari perbandingan mengenai bagaimana organisme berkembang. Dalam banyak kasus, sejarah evolusi suatu organisme dapat diketahui menunjukkan penampakan seiring perkembangannya, dengan embrio yang menunjukkan cirri-ciri dari embrio leluhurnya.&rdquo;

Contoh lain termasuk edisi 1998 buku Biologi karangan Cecie Starr dan Ralph Taggart:The Unity dan Diversity of Life, yang menyertai gambar-gambar itu dengan penyataan salah berbunyi &ldquo;embrio permulaan vertebrata sangat menyerupai satu sama lain;&rdquo; edisi terakhir dari buku Biological Science karya James Gould dan William Keeton, yang memuat: &ldquo;Satu fakta embriologi yang mendorong Darwin ke arah gagasan evolusi adalah bahwa embrio awal dari sebagian besar vertebrata sangatlah menyerupai satu sama lain;&rdquo; dan buku teks Burton Guttman tahun 1999, Biology, yang menemani salinan gambar ulang dari embrio buatan Haeckel dengan pernyataan berikut: &rdquo;Perkembangan embrionik suatu binatang memiliki petunjuk tentang bentuk nenek moyangnya.&rdquo; [viii]
Fakta bahwa gambar-gambar palsu Haeckel masih tetap digunakan di buku pemalsuan biologi, seolah-olah merupakan bukti evolusi, tidak diragukan lagi bukanlah kesalahan sederhana. Walaupun hasil pemalsuan, gambar-gambar ini secara sengaja dimasukkan dalam buku-buku pelajaran. Alasan utama untuk hal ini tidak diragukan lagi adalah karena gambar-gambar itu menampilkan bukti-bukti palsu atas kunci utama Darwinisme, kepalsuan yang menyatakan bahwa manusia adalah binatang yang tidak memiliki tanggung jawab. Jonathan Wells membuat ulasan tentang kebohongan ini yang secara sengaja dipertahankan oleh para ilmuwan Darwinis:

Embrio-embrio Haeckel tampaknya memberikan bukti sedemikian sangat kuat bagi teori Darwin sehingga sebagian turunan gambar itu dapat ditemukan di hampir semua buku pelajaran modern yang membahas evolusi. Tetapi para ahli biologi telah mengetahui lebih dari seabad bahwa Haeckel memalsukan gambar-gambarnya; embrio vertebrata tidak pernah terlihat semirip buatannya. Lebih jauh lagi, tahap yang Haeckel beri tanda sebagai &ldquo;awal&rdquo; sebenarnya berada di tengah-tengah perkembangan; kemiripan yang ia besar-besarkan didahului oleh perbedaan mencolok di tahap-tahap lebih awal perkembangan. Walaupun Anda mungkin tidak pernah mengetahuinya dari membaca buku pelajaran biologi, &ldquo;sehimpunan fakta terkuat&rdquo; milik Darwin adalah sebuah contoh yang bertahan lama tentang bagaimana bukti bisa dipelintir agar cocok dengan suatu teori. [ix]

Walaupun kaum Darwinis bersukacita dalam waktu singkat karena kebohongan yang direncanakan oleh dajjal telah diajukan sebagai bukti palsu untuk teori sesat dan telah menimbulkan dampak yang sedemikian, kebohongan itu pada kenyataannya mempertunjukkan kekecewaan besar bagi mereka. Melalui gambar-gambar Haeckel, orang-orang menyaksikan ukuran penipuan yang bakal ditempuh seorang ilmuwan kawakan atas nama Darwinisme. Sehingga hal itu sekali lagi membuktikan bagaimana Darwinisme senantiasa membutuhkan &ldquo;kebohongan&rdquo;. Orang-orang dapat secara jelas melihat bagaimana evolusionis menolak mengakui pemalsuan. Penipuan Haeckel adalah satu lagi potongan bukti penting dari kehancuran teori evolusi dan sistem dajjal. Penipuan ini boleh saja dihadapi oleh kebisuan di abad ke-20, namun abad ke-21 telah menyaksikan hal ini dan penipuan-penipuan serupa terbongkar dan bukti ilmiah asli diperlihatkan. Semakin banyak kepalsuan yang telah terbongkar dan semakin banyak bukti ilmiah asli yang dihasilkan, bertambah hancurnya Darwinisme telah menjadi semakin nyata.
----------------
[i] Francis Hitching, The Neck of the Giraffe: Where Darwin Went Wrong, New York: Ticknor and Fields 1982, h. 204
[ii] Science, 5 September 1997, Elizabeth Pennisi
[iii] Ann Coulter, Godless The Church of Liberalism, Crown Forum Publishing, 2006, h. 240
[iv] http://www.arn.org/docs/richards/jr_sciedreport.htm
[v] Hank Hanegraaff, Fatal Flaws &quot;What Evolutionists Don't Want You To Know&quot;, W Publishing Group, 2003, h. 70
[vi] Hank Hanegraaff, Fatal Flaws &quot;What Evolutionists Don't Want You To Know&quot;, W Publishing Group, 2003, h. 70
[vii] Henry M. Morris, The Long War Against God, Master Books, 2000, h. 32
[viii] Jonathan Wells, Icons of Evolution, Regnery Publishing, Inc., h. 103
[ix] Jonathan Wells, Icons of Evolution, Regnery Publishing, Inc., h. 82, 83 ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>27.01.2010</pubDate>
</item>
<item>
<title>HANYA ADA PERANG UNTUK PERTAHANAN DIRI PADA MASA NABI MUHAMMAD (SAW)</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=20557</link>
<description><![CDATA[ (Wawancara langsung Mr. Adnan Oktar di Kanal 9&nbsp; TV&nbsp; dan Kral Karadeniz TV, 9 Januari 2009)
Presenter: Beberapa hari yang lalu ada 6 orang Kristen Koptik terbunuh di Mesir dalam sebuah penembakan berkendaraan sewaktu meninggalkan gereja. Semua media di Barat mulai meliput berita ini secara negatif karena kejadian tersebut terjadi di negara Muslim. Pemerintah Mesir tidak membuat sebuah pernyataan mengenai hal tersebut. Apa pendapat Anda tentang permasalahan ini?
Adnan Oktar: Baru-baru ini sebagian rekan dan saudara Kristen kita ingin menunjukkan kaum Muslim dalam sejarah dan juga saat ini sebagai penumpah darah, orang-orang kejam yang menimbulkan masalah, yang mencemoohkan hukum, hak asasi dan demokrasi. Mereka memberikan contoh dari perang-perang dalam sejarah. Jika kita hendak memberikan contoh-contoh dari perang di masa lalu&mdash;terutama saudara-saudara kita Protestan Amerika, Evangelis katakanlah begitu&mdash;mereka telah membunuh puluhan ribu orang di Hiroshima dalam sekejap. Mereka membunuh puluhan ribu orang di Nagasaki dalam sekejap. Ada pula Muslim dan Kristen di sana. Orang-orang dari semua agama. Jadi berdasarkan hukum mana ini dilakukan? Benar kan? Mereka menumpahkan darah di banyak negara. Mereka menumpahkan darah di Afghanistan dan Irak. Menggunakan hukum yang mana hal itu dilakukan? Benar kan? 
Tidak ada Muslim yang menafsirkan peristiwa-peristiwa ini sebagai, &quot;Inilah perilaku mereka yang menaati Injil, mereka adalah penumpah darah.&quot; Kami berkata, &quot;Ini adalah jiwa freemasonry, sebuah syarat menjadi seorang mason. Mereka yang tidak mengimani Tuhan yang bukan Muslim maupun Nasranilah yang melakukannya. &quot;Tidak ada alasan kita mengaitkannya dengan agama Kristen. Ijinkan saya meluruskan kata &quot;mengaitkannya&quot;, astaghfirullah, ijinkan saya mengatakan, &quot;Kami tidak menganggap agama Kristen yang bertanggung jawab atasnya.&quot; Oleh karena itu, akan keliru jika sahabat-sahabat Kristen kita mendakwa Islam bertanggung jawab ketika sebuah peristiwa terjadi; mereka harus meninggalkan kebiasaan itu.
Baiklah, ada perang dalam Al Qur'an, tetapi itu adalah sebagai pertahanan diri, ketika Anda, hak milik Anda, keamanan dan kehormatan Anda diserang. Dengan kata lain, seseorang telah memasuki rumah orang, ada serangan dengan senjata, senapan. Mereka telah memecah jendela kaca dan menembakkan peluru. Apa yang dapat seseorang lakukan dalam perkara seperti ini? Apakah dia akan membawa mereka ke pengadilan? Apa yang semestinya ia lakukan? Jika ia berusaha meloloskan diri, ia akan gagal. Benar kan? Apakah tindakan yang sepatutnya? Menyelamatkan hidup seseorang, membela diri sendiri. Ada hal-hal yang dilakukan ketika mempertahankan diri sendiri, misalnya, pertama orang menembak di udara, mereka mengancam, menembak di udara, jika langkah-langkah ini terbukti tidak mempan, mereka mencoba menghentikan pelaku dengan melukainya tetapi dengan cara yang tidak menimpakan derita atau membunuhnya. Ini adalah pembelaan diri. Adakah cara lain untuk melakukannya? Adakah cara lain dalam peristiwa serangan tiba-tiba? Karena ia tidak dapat melarikan diri. Jadi apa yang disalahkan atau dilihat sebagai kesalahan di sini?
Dalam masa-masa itu, kaum Muslim berada di bawah tekanan amat berat, di bawah kekejaman luar biasa. Mereka dimasukkan ke dalam lubang dan dibakar dengan bensin. Apa yang seharusnya dilakukan? Apa yang ia mesti lakukan? Ada serangan tengah malam. Mereka datang dengan pedang, gada dan tombak. Akankah mereka berkata, &quot;Selamat datang, mari kami suguhi Anda teh?&quot; Apa yang seharusnya mereka katakan? Tentu saja mereka membela diri mereka. Sementara itu, mungkin ada korban jiwa selama pertahanan ini. Ini bukan sesuatu yang tidak wajar karena pihak lain telah datang untuk mengambil nyawa Anda. Sangatlah sulit membela diri sendiri tanpa merugikan pihak lain pada saat itu, selama serangan beramai-ramai. Anda tidak bisa mengatakan, &quot;Biarkan saya sekedar membuatnya pingsan dan menjadikannya tidak bergerak.&quot; Dalam keadaan waktu itu, toh tidak ada cara untuk membuat seseorang tidak berdaya. Apa yang dapat mereka lakukan? Karena itu, sangatlah keliru menyalahkan dan mencela kaum Muslim. Mereka harus mencela diri mereka sendiri. Tidak ada kesalahan terkecil dalam apa yang dilakukan pada masa Nabi kita (saw). Tak satu pun darinya adalah perang untuk menyerang.
Oktar Babuna: Seperti yang Anda lebih ketahui, insya Allah, ada juga ketidakseimbangan dalam jumlah [pasukan].
Adnan Oktar: Dan semuanya ditujukan untuk memaafkan. Sebagai contoh, Allah Yang Mahakuasa berfirman, &quot;janganlah melampaui batas&quot;, &quot;jika mereka berhenti, kalian juga berhenti&quot;, &quot;lepaskan tawanan, berperilaku baiklah terhadap tawanan.&quot; Penjelasan yang alangkah sempurna. Betapa sebuah penafsiran yang manusiawi. Dalam perkara pembunuhan, contohnya, perhatikan bahwa ini adalah pembunuhan, Allah berfirman ada hak untuk pembalasan. Biasanya hukuman bagi pembunuhan adalah dihukum mati. Namun Allah berfirman, &quot;Adalah lebih baik bagi kalian jika kalian memaafkan&quot;. Karena seorang Muslim akan selalu memilih memaafkan, yakni yang lebih baik, jadi? Tidakkah kita lihat di sini bentuk tertinggi dari kasih sayang, cinta dan kemurahan? Apa arti mengampuni suatu kekejaman sangat besar seperti pembunuhan? Allah memaparkan, &quot;Adalah lebih baik bagimu jika engkau memaafkan.&quot; Karenanya Islam adalah agama cinta, kasih dan sayang. Tetapi ini juga berlaku untuk Injil dan Taurat. Bahkan dalam bentuknya yang telah diubah, kitab itu masih menyimpan sisi-sisi indah ini.
Karenanya mereka akan meninggalkan upaya memancing kemarahan kaum Muslim, membunuh, bersewenang-wenang dan mengaitkan suatu peristiwa yang dilakukan segelintir orang berpenyakit jiwa dengan kaum Muslim. Ini sangatlah keliru.
Lagipula ketika kita melihat para pembunuh tersebut, kita tahu bahwa mereka dididik di Inggris atau Amerika dan mengenyam pendidikan Darwinis dan materialis. Seseorang dengan perilaku sufistik, seseorang berhati nurani, atau mari kita bayangkan seorang pengikut Risalah An Nur, sudah adakah orang yang menyaksikan seorang pengikut Risalah An Nur yang namanya telah terlibat dalam pembunuhan di sudut dunia mana pun?
Oktar Babuna: Tak seorang pun yang telah menyaksikan, insya Allah.
Adnan Oktar: Jangankan pembunuhan, sudah adakah orang yang menyaksikan orang semacam itu melukai seseorang? Ada jutaan pengikut Risalah An Nur, dan mereka sama sekali tidak melakukan itu. Misalnya seorang Sufi, seorang anggota perkumpulan agamis; ada misalnya, pengikut Shazini dan Nakhsabandi di luar negeri. Pernahkah kita melihat mereka melakukan tindakan semacam itu? Atau ulama Fiqih, seorang ulama yang telah mengenyam pendidikan Ahlus Sunnah. Pernahkah kita menyaksikan seorang ulama seperti itu melakukan tindakan semacam itu? Tidak sama sekali. Siapa orang-orang yang kita lihat melakukan tindakan seperti itu? Mereka pengikut Ibnu Miskawayh, mereka para Darwinis, materialis, para pendukung evolusi yang sejiwa terhadap sosialisme, pengagum Che, Ho Chi Minh, mereka yang berusaha menyelaraskan pandangan Lenin dengan Islam, mereka orang-orang yang berperasaan rendah diri. Karena itu perlu membedakan mereka. Maksud kami dengan Muslim sejati. Seorang muslim sejati selalu penuh rasa belas kasih, murah hati dan cinta. ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>24.01.2010</pubDate>
</item>
<item>
<title>KAUM DARWINIS, ASAL TEMBAK SAJA!</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=20509</link>
<description><![CDATA[ Kaum Darwinis sedang mengejar fosil-fosil yang ditemukan beberapa puluh tahun lalu. Mereka terus mencari fosil yang &ldquo;dapat mereka rujuk sebagai bentuk peralihan.&rdquo; Pertama-tama, mereka mengusulkan fosil Ida, yang ditemukan pada 1983, sebagai keajaiban kedelapan dunia. Ketika ini menjadi kegagalan yang memalukan, mereka segera mencabut seluruh pernyataannya tentang Ida. Bintang baru dari pertunjukan ini adalah ARDI.
ARDI (Ardipithecus ramidus) yang ditemukan pada 1994, baru-baru ini digembar-gemborkan sebagai penemuan terhebat 15 tahun kemudian. Kaum Darwinis kembali mengklaim bahwa mereka telah menemukan mata rantai (missing link) khayalan yang telah telah lama dicari. Lembaga-lembaga pemberitaan Darwinis segera bekerja. Dalam beberapa hari nyaris tak ada satu tempat pun di mana nama ARDI tidak bisa dilihat. Teknik penipuan serupa yang telah ada selama 150 tahun lalu kembali digunakan. Propaganda kaum Darwinis sepenuhnya berfungsi sesuai rencana dan semuanya dilaksanakan sesuai aturan kediktatoran Darwinis.
Pada awalnya bentuk kehidupan itu dikemukakan sebagai mata rantai yang sempurna. Mereka mengatakan bahwa &ldquo;Dia berjalan tegak, meski usianya 4,4 juta tahun.&rdquo; Gambar-gambar robot dibuat, dan kemudian dianimasikan dengan latar komputer. Gambar seekor kera yang berjalan tegak dengan langkah mantap muncul di semua penerbitan Darwinis. Bagian tampilan gambar dari propaganda tersebut telah lengkap. Segala yang tersisa adalah pernyataan palsu. Dan karena kaum Darwinis terbiasa mengeluarkan pernyataan palsu, hal itu segera terpecahkan. Teknik-teknik propaganda Darwinis telah diterapkan tanpa gangguan.
Satu-satunya hal di luar perhitungan kaum Darwinis adalah bahwa tipu muslihat ini pasti akan terungkap. Bidang ini tidak kosong seperti sebelumnya. Mereka tak pernah membayangkan bahwa tipuan ARDI pasti akan terungkap.



    
        
            
            DR. OKTAR BABUNA MENJELASKAN PENIPUAN FOSIL ARDI DALAM SIARAN LANGSUNG DI TV ALJAZEERA 
            (3 Oktober 2009)
            
      
      
      
    
            
        
    



Seperti Semua Dongeng Fosil Peralihan Mereka, Kaum Darwinis Menipu Masyarakat Mengenai ARDI:
Seperti yang telah sering kami jelaskan sebelumnya, kaum Darwinis menggunakan siasat berikut untuk menjelaskan evolusi manusia yang khayalan itu: mereka mengambil seekor gorila atau simpanse yang telah punah. Itu mudah bagi kaum Darwinis karena hanya 120 DARI 6.000 SPESIES KERA YANG PERNAH ADA MASIH HIDUP SAAT INI. Dengan kata lain, sisa-sisa fosil dari 5.880 spesies kera merupakan alat yang sempurna bagi khayalan kaum Darwinis.
Kaum Darwinis umumnya menyusun skenario kuno dengan menggunakan fosil-fosil ini, lalu membuat pernyataan seperti &ldquo;Baiklah, ini seekor kera, tetapi ibujarinya bengkok dan alas kakinya melengkung, artinya dia sedang berubah menjadi seorang manusia.&rdquo; Skenario ini benar-benar tak masuk akal, tetapi uraian-uraian tidak masuk akal ini mungkin tampak sangat meyakinkan bagi orang-orang yang awam tentang hal ini ketika diterbitkan di media kaum Darwinis yang terkenal di dunia, ketika diberi embel-embel istilah ilmiah yang sulit dimengerti orang, dan ketika orang-orang yang mendukungnya adalah para profesor yang menganut Darwinisme secara membabi buta, dengan kata lain, ketika kebohongan diulang berkali-kali. Dengan demikian kaum Darwinis memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat, pengaruh media massa serta teknik-teknik propaganda, dan telah menggunakan siasat tercela ini selama bertahun-tahun hingga kini.
Dalam kasus ARDI, kaum Darwinis membuat salinan kembar BONOBO dan bukan spesies-spesies yang telah punah. Dan mereka berkata, &ldquo;Baiklah, ini seekor kera, tapi dia berdiri tegak!&rdquo; Kaum Darwinis mengelabui masyarakat dengan pernyataan ini. Mereka mendapati sasaran tembak kosong dan bebas menembak sesuka hati.
Gagasan bahwa ARDI Mampu Berjalan Tegak Adalah Sebuah Penipuan Buruk:


    
        
            
            
            ARDI
            
        
    

Ditemukan pada 1994, kondisi fosil kerangka ini tercerai berai saat pertama kali ditemukan. Sehingga ketika palentolog pertama kali mengangkatnya, potongan-potongan tulang yang terfosilkan itu sangatlah rapuh. Paleontolog yang memeriksa fosil itu mengatakan, dari foto yang diambil ketika pertama kali ditemukan, tulang panggul tampak lapuk dan tulang-tulangnya harus &ldquo;direkonstruksi (disusun ulang)&rdquo; milimeter demi milimeter. Sesuai keputusan itu, kaum Darwinis mengambil potongan-potongan tak berbentuk hingga ukuran milimeter dan menyusun sejenis tulang panggul yang mereka inginkan.
Perawakan suatu makhluk hidup adalah perkara rumit yang dapat ditentukan melalui struktur panggul dan perbandingan antara beragam struktur lain pada tubuhnya. Agar perawakan tegak lurus tercipta, tulang panggul harus diperiksa setiap milimeternya dan dengan teknik pengukuran tertentu, dan sudut antara tulang panggul, tulang paha dan tulang lutut harus ditentukan dengan perhitungan yang sangat tepat dan teliti.
Adalah mustahil untuk melakukan perhitungan rumit itu terhadap fosil ini, yang lebih dari setengah bagiannya hilang dan tulang panggulnya telah direkonstruksi (disusun ulang) seluruhnya. Namun sangatlah mudah menyusun fosil itu sedemikian rupa untuk menunjukkan bahwa pemiliknya berjalan tegak.
Setiap paleontolog dapat menyusun potongan-potongan tersebut dan menafsirkan fosil yang baru sesuai keinginannya. Hal ini dimuat dalam sebuah artikel tentang ARDI di majalah Time:

&ldquo;Sesungguhnya, dengan melihat bukti tersebut, paleoantropolog berbeda mungkin memiliki penafsiran berbeda tentang bagaimana ARDI bergerak ...&rdquo; [1] 

Selain itu, kaki ARDI yang kondisinya masih baik sepenuhnya menolak pernyataan kaum Darwinis mengenai bahasan itu. Ibujari kaki yang menunjuk ke dalam pada kaki ARDI dan tidak adanya kaki melengkung seperti pada manusia adalah sebagian dari bukti-bukti tergamblang bahwa makhluk hidup ini tidak berjalan tegak. Situs BBC mengatakan dalam sebuah laporan mengenai ARDI bahwa berdasarkan bukti itu &ldquo;ia tidak bisa berjalan atau berlari untuk jarak jaruh.&rdquo; [2] Sebuah laporan di situs National Geographic mengatakan bahwa &ldquo;Ardi mungkin berjalan dengan tapak tangannya saat bergerak di pepohonan.&rdquo; [3]
Kaum Darwinis memilih sebuah fosil untuk membuat tafsiran 15 tahun setelah penemuannya. Fosil yang menjadi tafsiran itu haruslah yang mendukung penuh skenario cara berjalan tegak lurus yang menjadi tumpuan harapan kaum Darwinis. Dan karena tidak tersedia fosil perantara, bahan paling cocok untuk penafsiran bagi kaum Darwinis adalah fosil yang TERPOTONG-POTONG.
Itulah peluang yang ARDI berikan bagi kaum Darwinis: Mereka mengambil fosil yang terpotong-potong tersebut, menyusunnya sesuai pilihan mereka dan membuat tafsiran sekehendak mereka. Dan begitulah tipuan kaum Darwinis bekerja.
Mengapa 15 Tahun Kemudian?
Karena kaum Darwinis sadar bahwa mereka telah dikalahkan. Beberapa tahun terakhir ini khususnya adalah saat di mana kaum Darwinis telah menderita keruntuhan besar dan sangat dahsyat. Teknik-teknik tipuan kaum Darwinis telah terungkap, ketiadaan fosil-fosil perantara apa pun telah dipaparkan jelas, dan kepalsuan kaum Darwinis telah terungkap. Namun yang paling penting dari semuanya, 250 JUTA FOSIL YANG SEMUANYA MEMBUKTIKAN PENCIPTAAN TELAH MUNCUL. Atlas Penciptaan telah memberikan pukulan yang paling telak bagi kaum Darwinis. Hari ini tak seorang pun, termasuk kaum Darwinis, yang tidak tahu bahwa TIDAK SATU FOSIL PERALIHAN PUN ADA. Oleh sebab itu kaum Darwinis berada dalam keadaan sangat terguncang.
Akibat guncangan hebat itu, mereka kebingungan mencari jalan keluar, lalu mereka mengambil fosil-fosil BENTUK KEHIDUPAN SEMPURNA YANG DITEMUKAN 15-20 tahun lalu dari dalam laci dan menulis kisah khayalan tentang mereka. Geliat kaum Darwinis ini adalah petunjuk terjelas tentang kekalahan yang mereka alami. Omong kosong yang dibuat-buat berdasarkan fosil kera atau lemur biasa juga menandai fakta itu. Tetapi sesungguhnya teori evolusi menuntut keberadaan bukan hanya 1, 3 atau selusin FOSIL PERANTARA, MELAINKAN MILIARAN. TAPI SATU FOSIL PERANTARA PUN TIDAK ADA, apalagi miliaran. Alasan kaum Darwinis menyebarluaskan omong kosong ini adalah kekalahan dan keputusasaan mereka.
--------------------
[1] Michael D. Lemonick and Andrea Dorfman, &quot;Excavating Ardi: A New Piece for the Puzzle of Human Evolution,&quot; Time magazine (October 1, 2009).
[2] http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/8285180.stm
[3] Jamie Shreeve, &ldquo;Oldest Skeleton of Human Ancestor Found,&rdquo; National Geographic magazine (October 1, 2009). ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>23.01.2010</pubDate>
</item>
<item>
<title>PENGARUH DAHSYAT TERHADAP TERSEBARNYA PENCIPTAAN DI SELURUH DUNIA (5.10.2009, Inggris/Reuters)</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=20010</link>
<description><![CDATA[ Sebuah laporan kantor berita Reuters tertanggal 5 Oktober 2009 merujuk pada pengaruh membesar keimanan pada Penciptaan. Laporan tersebut menekankan pengaruh kuat karya-karya HarunYahya dalam pernyataan ini:

Jadi kenapa kami &ldquo;melaporkan pertentangan tersebut&rdquo;... Kami melakukannya karena penganut Penciptaan jumlahnya banyak... Mereka menantang pengajaran ilmu pengetahuan... dan membuka museum-museum yang menyatakan untuk membuktikan bahwa evolusi tidak pernah terjadi. Kami juga melakukannya karena pengaruh mereka menyebar ke negara-negara lain, yang paling terlihat adalah ke negara-negara Muslim melalui karya-karya tokoh Penciptaan Islam seperti Harun Yahya. Dan kami melakukannya karena sanggahan-sanggahan mereka... menantang para ilmuwan... filsuf dan pemikir lainnya untuk memperbagus sanggahan-sanggahan mereka... Upaya-upaya untuk menjejalkannya ke dalam pelajaran-pelajaran biologi di sekolah tingkat atas meleset jauh sekali dari sasaran.

 ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>03.01.2010</pubDate>
</item>
<item>
<title>BERHATI-HATILAH TERHADAP KETERANGAN PALSU PARA MASON INJILI YANG MENCOBA MEMBERI DALIL DARI KITAB INJIL</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=19855</link>
<description><![CDATA[ Sejumlah mason [anggota perkumpulan Freemasonry], yang menggunakan topeng Kristen injili atau Islam, sedang mencoba memberikan pemahaman keliru kepada mereka yang tulus mengimani Tuhan dengan memberikan penafsiran mereka sendiri terhadap pernyataan yang ada di dalam kitab-kitab suci. Sikap memusuhi Islam dari kaum Kristen injili tertentu adalah hasil usaha-usaha tidak menyenangkan ini. Cara pandang semacam ini terhadap Islam yang sedang mereka coba bangun pada para jemaat Kristen taat pada kenyataannya adalah hal yang salah dan merupakan kebohongan busuk. Para mason sedang mempermainkan mereka yang beriman dengan mengalihkan mereka melalui tipu muslihat ini, mencegah berkembangnya keimanan dan menyiapkan landasan untuk propaganda licik dan menjijikkan yang mereka gunakan melawan Allah. 
Mason injili menggunakan lebih banyak lagi cara untuk menggambarkan muslihat ini sebagai hal yang sah dan untuk menarik dukungan dari para jemaat injili yang taat, melukiskan pernyataan-pernyataan mereka sebagai hal yang berdasar pada Kitab Injil. Mereka tahu bahwa hanya inilah cara satu-satunya untuk mempengaruhi para penganut Injil yang tulus. Tetapi faktanya, hal ini merupakan tipu daya licik. Pola pikir yang berupaya menyamakan Islam dengan sistem anti-kristus (dajjal), yang disangkakan berdasarkan pada Injil (sudah pasti Islam jauh dari itu) adalah pola pikir masonis yang merupakan sumber sebenarnya dari sistem anti-kristus. Pola pikir itu memberikan pemahaman keliru kepada masyarakat dengan cara SEPENUHNYA MENYALAHTAFSIRKAN DAN MEMBELOKKAN KEBENARAN yang ada di dalam bagian-bagian tertentu Kitab Injil. 
Satu sumber rujukan menjelaskan bahwa tujuan sesungguhnya Freemasonry adalah menjauhkan agama Kristen dari agama sejati: 

Tujuan paling utama Freemasonry adalah mencabut sama sekali seluruh tatanan keagamaan dan politik dunia ... dan menggantinya dengan sesuatu yang lain yang sesuai dengan cara berpikir mereka. Hal ini berarti bahwa dasar pijakan dan hukum-hukum dari bangunan masyarakat baru tersebut akan diambil dari Naturalisme murni.&rdquo; 1

Dengan demikian tujuan sesungguhnya Freemasonry adalah menjauhkan agama Kristen dari tujuan sebenarnya. Tetapi karena freemasonry adalah suatu sistem antikristus, freemasonry menjalankan kegiatannya secara licik, dan menggunakan Kitab Injil untuk menjauhkan agama Kristen dari tujuannya yang benar, sembari menampilkan dirinya sebagai jemaat yang shaleh. Kalangan beriman haruslah waspada terhadap bahaya mengerikan ini.
Perlu diperjelas bahwa gambaran mengenai antikristus di dalam Kitab Injil sepenuhnya cocok dengan gambaran antikristus oleh Nabi kita, Muhammad SAW, di dalam hadits. Oleh karena itu, antikristus yang dinantikan oleh dunia Muslim dan antikristus yang ditunggu oleh kaum Kristiani akan menyebarluaskan kepercayaan sesat yang sama dan memiliki ciri-ciri yang sama karena keduanya adalah antikristus yang sama. Tapi mason injili sangatlah licik dalam upayanya mengaitkan seluruh ciri-ciri dajjal tersebut dengan Islam, dan merujuk bukti-bukti rekaan di dalam Kitab Injil ketika mereka melakukan hal tersebut.
Kelancangan ini serta kebijakan menghasut yang diperlihatkan para mason bertopeng injili dimaksudkan untuk menyulut kebencian dan kemarahan terhadap kaum Muslimin sejati di seluruh dunia. Dengan menampilkan diri mereka sendiri sebagai penganut taat dan mengaku bahwa pengetahuan mereka berasal dari Kitab Injil, orang-orang ini mencoba memberi anggapan bahwa penindasan dan pembantaian, hal-hal yang tidak ada dalam Islam, berasal dari agama tersebut. Umat Kristiani yang tulus harus waspada terhadap kelicikan orang-orang ini. 
Akibat penyesatan ini, Umat Kristiani yang tulus dan taat memiliki pemahaman keliru dan penafsiran salah terhadap Islam, dan tetap tidak menyadari fakta bahwa Islam adalah agama keindahan, damai, dan kasih sayang. Tipu daya ini juga mengakibatkan munculnya pemisahan tidak alamiah antara Muslim dan Kristen. Sebagai hasil dari muslihat licik ini, kaum beriman sejati yang memiliki keyakinan terhadap Allah yang sama menjadi tidak mampu bersatu, sebaliknya tujuannya adalah agar terdapat perselisihan dan percekcokan di antara keduanya. Hal ini, tentu saja, meletakkan dasar yang sangat pas bagi freemasonry, sistem antikristus yang menghendaki tersebarnya ketiadaan agama, Darwinisme, kekacauan, penindasan, perang, pembunuhan dan kemerosotan di seluruh dunia, agar bisa secara licik meneruskan kegiatan mereka.
Sebagaimana telah terjadi sepanjang sejarah, freemasonry mampu tumbuh semakin kuat selama mereka dapat mempertahankan umat beragama dalam keadaan terpecah. Dalam rangka menyebarkan aturan-aturan yang jauh dari agama dan menguatkan ideologi mereka sendiri, maka freemasonry harus memastikan bahwa umat beragama berada dalam keadaan lemah dan terpecah belah. Itu sebabnya salah satu sasaran utama para mason adalah melemahkan persekutuan antar umat beragama sejati dan memecah belahnya. Cara paling ampuh melakukan hal ini, di mata para mason, adalah dengan menggunakan mason yang mengenakan topeng injili yang tidak ragu menunjuk Kitab Injil sebagai sumber pengetahuan mereka. 
Jemaah Kristen taat, yang terjebak pada perangkap yang dipasang oleh kaum mason bertopeng injili, secara tidak sadar dan di luar kehendak menjadikan diri mereka sendiri sebagai alat kebijakan mason dalam menyebarkan sesuatu yang bukan diajarkan agama. Karenanya, semua kaum beriman sejati harus waspada terhadap jerat mengerikan ini dan melancarkan perjuangan intelektual mereka yang nyata melawan ideologi-ideologi yang menentang Allah itu dalam semangat persatuan yang utuh. Umat beragama wajib tidak pernah lupa bahwa bahaya terburuk adalah freemasonry, yang berupaya menyebarkan ketiadaan (ajaran yang tidak bersumberkan dari) agama, dan ideologi-ideologi sesat seperti Darwinisme dan materialisme di bawah kendali masonis.
---------------------------
1 Monsignor George F. Dillon, Grand Orient Freemasonry Unmasked &ldquo;As the secret power behind communism&rdquo; (Menyingkap Topeng Freemasonri Timur RAya &ldquo;Sebagai kekuatan rahasia di balik komunisme&rdquo;), hal. 16 ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>27.12.2009</pubDate>
</item>
<item>
<title>KRISIS TEORI EVOLUSI DI KELAS (15.11.2009 Inggris/The Guardian)</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=19389</link>
<description><![CDATA[ Edisi 15 November 2009 dari situs surat kabar The Guardian, sebuah surat kabar beraliran kiri di Inggris, memuat laporan berjudul &ldquo;Krisis Evolusi di Kelas&rdquo; (&quot;Evolution's classroom crisis&rdquo;) Laporan di situs itu, yang menarik 20 juta pengunjung dalam sebulan, lalu mengatakan: &ldquo;Hasil penelitian menunjukkan bahwa, di seluruh dunia, para pengajar dan siswa menolak evolusi. Hasilnya tampak mengerikan.&rdquo; Bagi lingkaran Darwinis-materialis, menganggap hasil ini sebagai &ldquo;mengerikan&rdquo; jelas-jelas menunjukkan bagaimana topeng kepalsuan Darwinisme telah jatuh dan kepanikan yang menyertai didapatkannya temuan ini. Kepanikan ini, yang berawal dengan Atlas Penciptaan-nya Harun Yahya, semakin berkembang hari demi hari seiring tersebarluasnya tanda-tanda fakta Penciptaan dan pemaparan penipuan-penipuan Darwinis. Bahkan, keruntuhan mendunia Darwinisme sekali lagi digembar-gemborkan di dalam laporan ini :

&hellip; Mereka telah menunjukkan sampai sejauh mana evolusi telah diterima di antara siswa dan guru di negara-negara mayoritas Muslim. Tidak banyak. Tapi kemudian di Amerika Serikat tidak lebih baik, pantau Rosenau. [Tingkat penerimaan]-nya tersungkur di bagian paling bawah dari lima negara industri yang menerima evolusi. Yang lainnya adalah Turki, Siprus, Latvia, dan Lituania.

...Di Indonesia ada perlawanan terbuka, kata Wiles [dari Pusat Penelitian Pendidikan Evolusi (Evolution Education Research Centre, EERC)]. Pemimpin salah satu badan mahasiswa keberatan dengan kehadiran EERC di kampus. &quot;Jangan melakukan survei di sini! Bagaimana Anda bisa percaya bahwa kita berasal dari kera?&quot; teriaknya. Para mahasiswa berkumpul di belakangnya. SEBAGIAN BESAR GURU INDONESIA YANG DISURVEI MENGGUNAKAN KARYA-KARYA HARUN YAHYA DI PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI KELAS . ... semua guru biologi Mesir [yang disurvei] menentang evolusi.

Nidhal Guessoum telah turun tangan dengan mengatakan bahwa PENCIPTAAN ISLAM &hellip; tidaklah sama dengan penciptaan Amerika Serikat, YANG TELAH DISEBARKAN OLEH HARUN YAHYA. ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>07.12.2009</pubDate>
</item>
<item>
<title>AKADEMISI DAN PELAJAR MUSLIM BERPALING MENENTANG TEORI DARWIN (17.11.2009 Inggris/The Times)</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=19388</link>
<description><![CDATA[ 


Pada tanggal 17 November 2009, The Times, salah satu harian terkenal Inggris, memuat laporan berjudul &ldquo;Akademisi dan pelajar muslim berpaling menentang teori Darwin&rdquo; (&quot;Muslim academics and students are turning against Darwin's theory&quot;) pada situsnya. Liputan itu lalu memperbincangkan dampak dari situs web yang menjelaskan Penciptaan dan merujuk ke Harun Yahya sebagai satu-satunya tokoh di dunia Islam yang terlibat dalam kegiatan anti-Darwinis :

Muslim di banyak negara SEMAKIN MENOLAK TEORI EVOLUSI DARWIN... seperti diberitakan sebuah konferensi sains kemarin.

Dr Guessoum, seorang Muslim Sunni.. &ldquo;TINGKAT PENERIMAAN EVOLUSI DAN GAGASAN MENGAJARKAN EVOLUSI SANGATLAH RENDAH,&rdquo; katanya,&rdquo; katanya. &ldquo;Saya bertanya-tanya, siapakah semua orang berpendidikan ini yang menolak evolusi? MEREKA BAHKAN MENOLAK FAKTA BAHWA [EVOLUSI] ITU SEPATUTNYA DIAJARKAN SEBAGAI PENGETAHUAN ILMIAH.&rdquo;

Tahun lalu tokoh Penciptaan Muslim

..ADNAN OKTAR.. MENAWARKAN &pound;4.4 TRILIUN KEPADA SIAPA SAJA YANG BISA MENUNJUKKAN SEBUAH FOSIL SAJA YANG MEMBUKTIKAN EVOLUSI. ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>06.12.2009</pubDate>
</item>
<item>
<title>PENCIPTAAN MUSLIM KEMBALI MASUK BERITA (16.11.2009, Inggris/Reuters)</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=19387</link>
<description><![CDATA[ 




Pada tanggal 16 November 2009, lembaga berita Reuters, yang diikuti di seluruh dunia dan merupakan sumber informasi untuk 1 miliar orang per hari, memuat liputan berjudul &ldquo;Penciptaan muslim kembali masuk berita, kali ini di Mesir&rdquo; (&quot;Muslim creationism is back in the news, this time in Egypt.&quot;) Tom Heneghan, dari kantor Reuters di Paris, melaporkan di blog FaithWorld-nya:

Penciptaan muslim kembali masuk berita. Terdapat banjir tulisan di pemberitaan AS dan Inggris belakangan ini mengenai penyebaran penentangan berbasis kitab suci terhadap evolusi Darwin di kalangan Muslim, sebagian besar di Timur Tengah tetapi juga di Eropa&hellip; Reuters pertama kali menulis tentang hal itu di tahun 2006 &ndash; &ldquo;Penciptaan lawan Darwin menjadikan Muslim berubah arah di Turki&rdquo; (&ldquo;Creation vs. Darwin takes Muslim twist in Turkey&rdquo;) &ndash; dan blog ini telah memuat beberapa tulisan terkait bahasan tersebut, termasuk sebuah WAWANCARA DENGAN TOKOH TERKEMUKA PENCIPTAAN ISLAM, HARUN YAHYA. YANG BARU ADALAH BAHWA PEMIKIRAN INI TAMPAKNYA TERUS MENYEBAR dan akademisi yang mempertahankan evolusi mengadakan konferensi untuk memperbincangkan perkembangan itu.

Terdapat terlalu banyak tulisan-tulisan terbaru tentang penciptaan Islam di luar sana untuk diperbincangkan satu-satu secara terpisah&hellip; New York Times&hellip; Washington Post&hellip; Boston Globe&hellip; Slate&hellip; Guardian&hellip; National&hellip; Beliefnet&hellip; BANYAK DARI ARTIKEL INI MENYOROTI PERAN HARUN YAHYA&hellip; Tetapi seperti yang dikatakan Michael Reiss, seorang professor pendidikan dan pendeta Anglikan di London kepada Guardian, &ldquo;Apa yang diyakini orang Turki hari ini adalah apa yang diyakini orang Jerman dan Inggris besok &hellip; Hal ini tidak bisa lagi dianggap sebagai berlangsung di negara-negara lain.&rdquo;

   ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>06.12.2009</pubDate>
</item>
<item>
<title>DARWINIS MENGHINDAR DARI ILMU PENGETAHUAN</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=19386</link>
<description><![CDATA[ (Dari siaran langsung wawancara Adnan Oktar di DEM TV, 30 Oktober 2009)
ADNAN OKTAR: Kami panggil para Darwinis untuk kembali kepada ilmu pengetahuan. Tetapi para Darwinis menghindar dari ilmu pengetahuan, tidak menggunakannya, dan membalikkan badan mereka terhadapnya. Tetapi Kami tetap mendorong mereka mnggunakan ilmu pengetahuan. Contohnya, mereka menghindar dari paleontologi (ilmu tentang fosil). Ada 250 juta fosil yang membuktikan Penciptaan. Sekarang, seandainya seseorang ingin mengabaikan fosil-fosil ini dan tidak memeriksanya, sambil berkata, &quot;saya tidak ingin melihat ini,&quot; maka dia telah menghindar dari ilmu pengetahaun.
Apa kata ilmu pengetahuan? Ilmu pengetahuan mengatakan, &quot;Suatu protein tidak bisa muncul menjadi ada disebabkan kebetulan.&quot; Jika seseorang menghindar dari mengamati struktur molekul protein, sekaligus tidak bersedia meneliti angka peluang (probabilitas) kemunculannya menjadi ada, maka dia sedang menghindar dari ilmu pengetahuan. 
Orang-orang memeriksa struktur kromosom di bawah mikroskop elektron. Tetapi jika seseorang mengelak memeriksanya dan menganggap struktur itu berasal dari luar angkasa dan berkata, &quot;Makhluk luar angkasa mengirimkan kromosom ke bumi dari luar angkasa,&quot; maka hal ini adalah ketidakmasukakalan yang parah dan orang itu sekali lagi sedang menghindar dari ilmu pengetahuan.
Kami panggil orang-orang ini kepada ilmu pengetahuan, dengan kata lain kepada kebenaran dan fakta-fakta. Dawkins saat ini adalah pembela Darwinisme, tokoh petingginya yang paling terkenal. Saya memasang pengumuman di sebuah koran Inggris, bunyinya &quot;Mari kita adakan debat,&quot; seakan suatu ajakan yang belum pernah dia dengar sebelumnya. Itu adalah salah satu harian Inggris terkemuka. Tahukah Anda, yang mana? The Times! Kami memasang pengumuman di dalamnya, berbunyi, &quot;Let's Have a Debate&quot; (&ldquo;Mari kita berdebat&rdquo;). Tapi dia menghindarinya seolah hal itu seperti wabah penyakit. Jika dia seorang ilmuwan, seharusnya ia datang dan berdebat. Dia berdebat dengan murid sekolah tingkat atas, pendeta Nasrani, pendeta Yahudi. Tetapi seharusnya ia berdebat dengan orang-orang yang paham tentang bidang tersebut. Itu tidak akan memakan banyak waktunya, hanya setengah jam. Kami akan membuatnya disambut sangat hangat di Turki. Kami akan menunjukkan kepadanya segenap keramahan dan penghormatan. Tetapi dia menghindarinya karena dia akan dihadapkan dengan fosil-fosil dan fakta-fakta ilmiah. Dia akan dihadapkan dengan fakta-fakta yang diungkap oleh paleontologi dan ilmu-ilmu lain.
Anda tahu apa yang dia katakan, itu sang Dawkins yang sedemikian dipercaya setiap orang? Dia berkata, &quot;Makhluk ruang angkasa mengirimkan kromosom ke bumi.&quot; Inikah ilmu pengetahuan? Ini adalah sebuah hal memalukan. Dia biasanya mendukung agama pagan, dan sekarang ia mendukung agama pagan dari luar angkasa. Ini tidaklah lebih dari omong kosong belaka. ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>06.12.2009</pubDate>
</item>
<item>
<title>'SIAPAKAH MUSLIM PALING BERPENGARUH DI DUNIA?' (17.11.2009 Inggris/Reuters)</title>
<link>http://us1.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=724BBCSO189&amp;objectId=19202</link>
<description><![CDATA[ Adnan Oktar telah dimasukkan dalam daftar tokoh-tokoh yang giat di bidang ilmu pengetahuan dan tekonologi dalam buku 500 Muslim Paling Berpengaruh (The 500 Most Influential Muslims), yang diterbitkan oleh Georgetown University di Amerika Serikat. Daftar di dalam buku itu menyebutkan:
TURKI / YAHYA, HARUN
Menulis dengan nama pena Harun Yahya, Adnan Oktar telah menjadi terkemuka di dunia sebagai tokoh yang mewakili penciptaan tapi memberikan pengaruh melalui terbitannya yang berlimpah dan tersebar luas mengenai Islam, dan buku-buku Islam untuk anak.

Reuters, kantor berita terkemuka di dunia, menurunkan sebuah laporan mengenai buku tersebut di situs internetnya pada tanggal 17 November 2009, dengan judul &quot;JAJAK PENDAPAT: 500 Muslim terkemuka di dunia?&rdquo; (&ldquo;POLL: The world&rsquo;s top 500 Muslims?&quot;) Tom Heneghan, dari kantor berita Reuters di Paris, mencari jawaban atas pertanyaan &ldquo;Siapakah Muslim paling berpengaruh di dunia?&rdquo; (&ldquo;Who is the most influential Muslim in the world?&quot;) dengan menerbitkan jajak pendapat baru. Sekitar 2 juta orang mengikuti jajak pendapat tersebut, dengan 41% peserta menjawab &quot;Adnan Oktar&quot; dan 2% &quot;Harun Yahya,&quot; dengan demikian menyatakan Adnan Oktar (yang bernama pena Harun Yahya) sebagai Muslim paling berpengaruh di dunia.
 ]]></description>
<author>Harun Yahya (Adnan Oktar)</author>
<pubDate>29.11.2009</pubDate>
</item>
</channel></rss>